Hiduplah Indonesia Raya

HIDUPLAH INDONESIA RAYA

oleh M Harjono Kartohadiprodjo*

 

Kata-kata Hiduplah Indonesia Raya adalah kalimat terakhir lirik lagu kebangsaan Indonesia : merupakan harapan Bangsa Indonesia mencita-citakan existensi negaranya yang sejahtera. Disuarakan dengan lantang dan percaya diri,tetapi selalu menjadi pertanyaan diakar rumput, bila terwujudnya Indonesia Raya.

Amerika Serikat yang terkenal demokratis dan liberal, mengharuskan putra dan putrinya untuk menghormati bendera nasional dan lagu kebangsaannya dari awal menginjakkan kaki sejak di sekolah taman kanak2. Mewajibkan belajar sejarah perjuangan bangsanya di sekolah dasar dan menengah.Di perguruan tinggi,mahasiswa diberi kesempatan mengikuti Reserve Officer’s  Training Corps(ROTC) untuk memperoleh  leadership training disertai discipline kerja. Setiap pagi mulai belajar, para siswa  menghadap ke bendera nasionalnya mengucapkan:   I Pledge allegiance to the flag of the United States of America and to the Republic for which it stands, one Nation under God, indivisible, with liberty and  justice for all. Pada Bangsa Amerika Serikat tertanam kebanggaan dan setia terhadap bangsanya, bersedia dan rela berkorban sebagai Patriot Bangsanya.

Bangsa Inggris mengumandangkan lagu God Save the Queen  disetiap akhir pertunjukan tengah malam di gedung bioskop, sandiwara maupun di siaran radio dan TV.

Bangsa Korea mengumandangkan lagu kebangsaan Aegukga setiap pkl 06.00 pagi  di tiap kota. Semua kendaraan berhenti,penumpangnya turun, harus berdiri tegak seraya tangan kanannya memegang dada kiri,untuk menghormati lagu kebangsaannya.Demikian juga Taiwan,Jepang, Malaysia dengan caranya sendiri membangkitkan nasionalismenya.

Bangsa2 tersebut  jadi bangsa yang besar , sejahtera, percaya diri,dihormati dan disegani bangsa  lain dialam maraknya globalisasi . Bahkan di Singapore dan Korea mewajibkan  mengikuti latihan  militer selama waktu tertentu bagi  setiap warga negaranya yang mencapai usia dewasa.

Warga negara bangsa2 tersebut memilki integritas terhadap Negara dan Bangsanya dan bangga dengan bahasa nasional ibunya (mother tounge language), walaupun  mepelajari bahasa dan budaya asing  secara fasih diperlukan untuk sosialisasi didalam komunitas internasional. Karena bahasa nasional/mother tounge language merupakan perekat budaya suatu bangsa, terutama didalam hubungan antara warganya.Pelajaran “penanaman semangat kebangsaan” yang baik dari negara tersebut perlu di contoh dan diajarkan pada siswa2 di Indonesia sesuai budaya kita untuk membangkitkan ethos kerja yang tinggi bagi bangsanya.Terutama didalam menanamkan disipline kerja,rasa cinta tanah air pada seluruh warga negaranya, terutama pada :Pengusaha, Pegawai Negeri baik sipil dan Militer serta Kaum Buruh dan Petani. Bahwa pekerjaan yang dikerjakan sehari-hari bukanlah se-mata2 untuk mencari nafkah,tetapi juga untuk kepentingan sesama warganya terutama untuk kesejahteraan dan  kemajuan Bangsanya.Hendaknya setiap warga negara adalah patriot bangsa dibidangnya !

Indonesia  dimasukkan Anggota G-20 selain ahli demografi dunia meramalkan Indonesia menuju Bonus atau Dividend Demografi. Artinya : Bangsa Indonesia diabad 21 memiliki 60% (60%dari 230jt= 138jt) tenaga kerja berpontensi kerja yang tinggi (usia16-64 thn). Harapan masarakat dunia pertumbuhan ekonomi Indonesia  mencapai diatas  6,5% sehingga memberikan sumbangan besar  bagi pertumbuan perekonomian dunia(seperti China,India Brazil,Vietnam dsb).

Didalam sejarah, Indonesia pernah  jaya di abad ke 7 saat Kerajaan Sriwijaya, berpengaruh besar di Benua Asia.Kejayaan tersebut terulang kembali  diabad 14 pada saat Kerajaan Majapahit. Sehingga Kaisar Yongle (1403-1424) dari dinasti Ming memerintahkan armada Laksamana Cheng Ho mengunjungi Kerajaan Majapahit untuk menghormati kebesarannya. Kebangkitan Indonesia  menurut ahli2 demografi diramalkan terulang pada abad 21,tepatnya tahun 2020-2050.

Potensi besar yang dimiliki Bangsa Indonesia                                                      

  • Jumlah penduduk  240 jt dan bertambah 1.5% per tahun,merupakan potensi tenaga kerja dan pasar yang besar bagi  ekonomi negara.                                                                                          
  • Terletak ditengah lintasan khatulistiwa,diantara 2 samudra dan 2 benua.Merupakan lintasan terbesar perdagangan dunia (60%).
  • Luas wilayahnya  5.193.250 km2 terdiri 30% daratan dan 70% lautan, dikarunia Tuhan YME kekayaan alam yang melimpah. Eksplorasi kekayaan laut harus diutamakan, selain mengeksplotasi kekayaan alam di pulau2 untuk ditingkatkan nilai tambahnya untuk memberikan lapangan  kerja dan devisa.

Lirik kalimat yang dikumandangkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya : Bangunlah Jiwanya ,Bangunlah Badannya untuk Indonesia Raya harus dicamkan  dan dilaksanakan sekuat tenaga dengan jiwa dan raga seluruh Bangsa Indonesia untuk mencapai kesejahteraan yang adil dan makmur.Tuhan YME tidak akan mengabulkan doa dan permohonan kita bila Bangsa Indonesia tidak bekerja keras dan menghargai anugrahNya.
Kesempatan emas tersebut harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, kemauan bangkit harus tumbuh dari Bangsa Indonesia sendiri, dengan mendahulukan kepentingan nasional dalam menuju Indonesia Raya, selambat-lambatnya tahun 2045,tepat 100 tahun Indonesia Merdeka.

Jangan sampai Masterplan Percepatan,Perluasan Pembanguan Ekonomi Indonesia (MP3EI)  2011-2025 yang dirancang Pemerintah Indonesia disertai tibanya Bonus Demografi justru dinikmati bangsa asing dan  menjadikankan Bangsa Indonesia “kuli yang baik” dinegaranya sendiri.

Peran pendidikan dan pelatihan sebagai peningkatan mutu SDM berperan  meningkatkan kualitas manusia, dipusatkan sesuai usia manusia: 

a.Usia 1- 5 tahun untuk meningkatkan IQ dan keterampilan dasar,serta awal pendidikan kebangsaan. Di AS :The Plege of Allegience to the flag. Di Indonesia :Mengerek bendera Merah Putih sambil  mengkumandang kan lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap hari Senin dan menyanyikan lagu Padamu Negri  perlu kita pertimbangkan.

b.Usia 5-16 tahun,SD-SMP-SMA diajarkan :

  • Sejarah Perjuangan Bangsa /Semangat Kebangsaan dan pemikiran dasar Pancasila. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Pancasila janganlah sekedar di hafalkan saja bait2nya,tetapi di fahami isi dan kata2nya dengan penuh semangat dan  rasa tanggung jawab.
  • Pendidikan Olah Raga untuk pembentukan kepemimpinan dan disipline (leadership and discipline performing)
  • Seni Budaya pembentukan kehalusan watak (art performance)

c.Usia 16-64 tahun kelompok usia kerja perlu  peningkatan:

  • Ilmu Pengetahuan melalui : Perguruan Tinggi,Akademi sdb.
  • Ketrampilan,Pelatihan dan Etos Kerja
  • Membangkitkan Rasa Kebangsaan yang berlandaskan Pancasila.

d.Usia 65 tahun keatas : menjadi manusia yang arif dan bijaksana (wisdom).

  • Menyumbangkan pengetahuan dan pengalaman dalam mempercepat pembangunan.
  • Adanya wajib militer sebagai tentara cadangan

Peran Pimpinan Nasional

Peran pimpinan nasional menjadi sangat penting pada kebangkitan bangsa,karena merupakan pimpinan eksekutif untuk mengendalikan pemerintahan sesuai dengan kepentingan nasional.Peran Kaisar Meiji pada tahun 1865 sebagai penggerak kebangkitan Negara Jepang  memilki pengaruh yang  besar.Terutama kharisma dan ketegasan kepemimpinan didalam merobah mind set bangsa.Demikian pula Presiden Park Chung Hi dari Korea,Deng Xiaoping dari China, Dr.Mahathir dari Malaysia dan Lee Kuan Yew dari Singapore. Mereka pemimpin2 yang mengabdikan dirinya untuk kepentingan rakyatnya. Semoga Bangsa Indonesia di tahun 2014 dikaruniai pemimpin yang memilki kharisma karena : ketegasannya memimpin dan bersedianya mendengarkan harapan yang disampaikan bangsanya dalam mencapai kesejahteraan dan kemakmuran yang adil berlandaskan Pancasila dan memahami sungguh2  isi dan makna UUD45 sesuai sumpah seorang Kepala Negara yang terpilih.

 

*  SekJen Barisan Nasional                             

Add comment

Administrator berhak menghapus komentar yang secara subyektif/obyektif dianggap tidak layak untuk ditampilkan.


Security code
Refresh